London – Marrakech Trip, Part 3: Gardens and Museums to see

Jika ingin melihat sejarah kota Marakech lebih lanjut, ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi, seperti Palais Bahia, Tombeaux Saadiens, Jardin Majorelle, dan Jardin La Menara. Palais Bahia atau El Bahia Palace merupakan museum peninggalan istana seluas 8 hektar yang memiliki detail arsitektur yang sangat bagus dan beberapa taman didalamnya. Dengan tiket sebesar Dh10, kita bisa masuk dengan pemandu dan mengambil gambar di dalamnya.

Gambar 9. Taman di dalam Palais Bahia

Gambar 10. Detail Arsitektur yang ada pada salah satu sudut bangunan Palais Bahia

Tombeaux Saadiens merupakan museum peninggalan kuburan dari tiga agama yang berbeda, Islam, Kristen dan Yahudi. Selama ratusan tahun bangunan ini tidak disentuh isinya karena pintu masuk yang selalu ditutup, dan akhirnya pada awal abad ke-20 bangunan ini dapat dibuka dan dijadikan museum. Ada banyak detail arsitektur yang bagus dapat ditemui di museum ini. Bangunan ini dilihat dari luar sangat besar, tetapi dengan modal Dh10 untuk tiketnya, hanya sedikit yang dapat diakses untuk dilihat.

Gambar 11. Kuburan yang berada di dalam Tombeaux Saadiens

Jardin Majorelle adalah taman yang dibangun oleh Jacques Majorelle, seorang seniman yang jatuh cinta dengan Maroko. Sejak 1911 beliau tinggal di Marakech, berkat banyaknya usaha di bidang seni lukis akhirnya membuahkan hasil taman ini dengan berbagai tanaman di dalamnya. Dalam satu taman terdapat tanaman bambu dari Asia Timur hingga kaktus dari Amerika Tengah berkumpul. Selain itu, terdapat Yves Saint Laurent memorial sebagai pemerhati dan pemilik taman tersebut setelah Jacquest meninggal. Yves Saint Laurent mendirikan museum sekaligus toko butik privat di dalamnya dengan warna biru yang nyentrik berisi barang-barang dari Afrika Utara. Harga tiket masuk untuk taman saja sekitar Dh 40, termasuk yang paling mahal di antara tempat turis lainnya. Jika ingin ke museum yang ada di dalam taman tersebut (Berber Museum), perlu mengeluarkan uang lagi sebesar Dh 15.

Gambar 12. Berbagai macam tanaman yang ditemui di Jardin Majorelle

Taman lain yang biasanya direkomendasikan untuk turis adalah Jardin La Menara. Taman yang dibangun sejak abad ke-12 ini berisi pohon-pohon zaitun dan jeruk dengan kolam besar dan pavillion di tengah-tengah tamannya. Taman ini terletak di bagian barat kota Marrakech dan memiliki pemandangan indah ke arah pegunungan Atlas (gambar lebih jelas bisa dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/File:Pavillionmenarag%C3%A4rten.jpg). Selain itu, salah satu tempat masuk ke taman ini memiliki pemandangan yang bagus ke arah masjid Al Koutoubia. Untuk masuk ke dalam taman ini tidak memerlukan biaya.

Gambar 13. Paviliun dan kolam yang terletak di tengah Jardin La Menara

Gambar 14. Pemandangan dari Jardin La Menara ke arah Al Koutoubia

Ada tempat turis lain seperti taman Agdal dan El Badi Palace yang tidak sempat untuk dikunjungi, tetapi direkomendasikan. Info mengenai dua tempat ini bisa dilihat di http://www.gardenvisit.com/garden/aguedal_gardens untuk taman Agdal dan http://www.roughguides.com/travel/africa-and-the-middle-east/morocco/marrakesh/el-badi-palace.aspx untuk El Badi Palace.

Info mengenai Jardin Majorelle: http://www.jardinmajorelle.com/en/

NB: Some of my photos can be seen on my Flickr

Advertisements

About azisoelaiman

ITB Architecture's student, ITB Student Orchestra's violinist, melankolerist person, architect proffesional wanna be..

Posted on January 26, 2012, in Afrotrip, Travelling Stories and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: